Home » » Developer Indonesia Bikin Game Adventure RPG, Diharapkan Bisa Saingi Genshin

Developer Indonesia Bikin Game Adventure RPG, Diharapkan Bisa Saingi Genshin


Game developer Indonesia kembali unjuk kemampuan, dengan proyek baru yang sedang digarap bertajuk 'Project Buramato'. Selaku pengembang yang juga membuat Pulang Insanity, Ozysoft, menyematkan cerita dari Dayak Paser, salah satu suku di Kalimantan.

Mereka berupaya mendapatkan referensi sebanyak mungkin, mulai dari Utara ke Selatan, Timur ke Barat Kalimantan, untuk membuat dunia magis Buramato. Informasi ini resmi mereka bagikan melalui video devlog yang dimulai dengan update game horor mereka.

Kendati begitu, seperti dikutip detikINET dari situs resmi Ozysoft.net, Kamis (26/8/2021), mereka menyampaikan kepada para penggemar, untuk tidak berharap terlalu tinggi dengan proyek ini.

"Kami adalah tim kecil dengan enam anggota yang bekerja di proyek ini sekarang, kami kecil, memiliki sumber daya dan kemampuan yang sangat terbatas," tulis Manajemen Ozysoft.

Ia mengungkapkan agar tidak membandingkannya dengan Zelda dan Genshin, di mana dikembangkan oleh perusahaan game AAA. Memang ada kemiripan, akan tetapi, hanya dalam arah artistik dan sub-genre Open World.

"Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena kami masih melakukan yang terbaik untuk memberikan pengalaman terbaik dai Project Buramato," tambahnya.

Oleh sebab itu, Ozysoft berencana untuk membuka uji coba terbuka pada Q4 2021. Sehingga, gamer dapat memberikan pendapat terkait peningkatan yang harus disesuaikan di proyek ini.

Sayangnya, belum ada informasi pasti, terkait tanggal rilis dan platform apa yang akan dituju. Ozysoft hanya mengatakan bahwa game ini ditargetkan untuk multiplatform.

"Seperti yang kami katakan sebelumnya, kami adalah tim kecil dengan sumber daya terbatas. Banyak hal dapat diubah selama proses pengembangan. Game itu sendiri masih dalam tahap pra-alfa," tulis Manajemen Ozysoft.

Bagaimana pun, ini layak ditunggu kehadirannya. Mengingat mereka telah sukses mengembangkan game horor Indonesia Pulang Insanity Director's Cut.